TAHAPAN PENERAPAN SNI/ISO 9001 PADA UKM

TAHAP PERSIAPAN (INITIATION)

  • Penetapan keputusan, komitmen dan budgetoleh pimpinan / manajemen puncak
  • Pembentukan tim Sistem Manajemen Mutu(SMM)
  • Pelatihan (sosialisasi) kesadaran mutudan pengenalan SNI / ISO 9001
  • Initial Review/Gap Assessment/Gap Analysis

TAHAP DOKUMENTASI (DESIGN & DEVELOPMENT)

  • Risk Management,
  • Identifikasi Proses Bisnis / Desain SMM
  • Identifikasi Kebutuhan Dokumentasi SMM
  • Penyusunan/Pengembangan Dokumentasi SMM meliputi Visi, Misi, Quality Policy, Quality Objectives/Targets, Pedoman Mutu/Manual, prosedur (SOP), instruksi kerja/WI, formulir (form)

TAHAP IMPLEMENTASI (IMPLEMENTATION):

  • Sosialisasi & Pelatihan ImplementasiSMM (Quality Policy, Pedoman Mutu, SOP, dsb)
  • Penerapan SMM oleh seluruh personil diseluruh fungsi/unit kerja sesuai lingkup SMM secara konsisten minimal 3 bulan
  • Survey kepuasan pelanggan

TAHAP PRA-SERTIFIKASI (PRE-CERTIFICATION)

  • Pelatihan Tim Internal Auditor
  • Pelaksanaan Audit Internal keseluruhansistem dan Tindakan Korektif
  • Tinjauan Manajemen

TAHAP SERTIFIKASI (CERTIFICATION)

  • Meminta quotation (penawaran) danmemilih lembaga sertifikasi,
  • Mengajukan sertifikasi ke lembaga sertifikasi SMM yang diakreditasi KAN
  • External Audit untuk Sertifikasi & Penutupan temuan
  • Penerbitan Sertifikat SNI/ISO 9001

TAHAP PEMELIHARAAN (CONTINUE IMPROVEMENT FOR BUSINESS SUSTAIN)

  • Melakukan peningkatan secara terus menerus misal sesuai siklus PDCA, simple, faster, better)

Sistem Manajemen Mutu (SMM) sesuai SNI/ISO 9001 merupakan prasyarat bagi perusahaan yang hendak memperoleh sertifikat SNI. Artinya perusahaan tidak akan lolos sertifikasi SNI walaupun telah memenuhi spesifikasi produk dan standar pengujian SNI sepanjang belum menerapkan SMM SNI/ISO 9001 di lingkungan perusahaannya *Sumber ngsuyasa